Untuk memahami bagaimana cara membuat tabel silahkan perhatikan contoh tabel berikut ini:

Header k-1 Header k-2 Header k-3
Isi 1 – 1 Isi 2 – 1 Isi 3 – 1
Isi 1 – 2 Isi 2 – 2 Isi 3 – 2
Isi 1 – 3 Isi 2 – 3 Isi 3 – 3

Tabel di atas dihasilkan dengan perintah berikut ini:

| Header k-1 | Header k-2 | Header k-3 |
| ----------- | :---------: | ----------: |
| Isi 1 - 1 | Isi 2 - 1 | Isi 3 - 1 |
| Isi 1 - 2 | Isi 2 - 2 | Isi 3 - 2 |
| Isi 1 - 3 | Isi 2 - 3 | Isi 3 - 3 |

Dengan ketentuan:

| Header k-1 | Header k-2 | Header k-3 | <--baris kode 1
| ----------- | :---------: | ----------: | <--baris kode 2
| Isi 1 - 1 | Isi 2 - 1 | Isi 3 - 1 | <--baris kode 3
| Isi 1 - 2 | Isi 2 - 2 | Isi 3 - 2 | <--baris kode 4
| Isi 1 - 3 | Isi 2 - 3 | Isi 3 - 3 | <--baris kode 5
   ^kolom 1    ^kolom 2    ^kolom 3

Dari contoh di atas dapat disimpulkan bahwa untuk membuat tabel:

  1. Setiap garis kolom dibuat dengan tanda pipa ( | ), yaitu tombol yang didapatkan dengan menekan shift dan bacslash (\) secara bersamaan.
  2. Baris dibuat hanya dengan enter atau baris baru.
  3. Untuk memisahkan header dengan isi tabel digunakan sejumlah tanda minus atau (-)
  4. Untuk membuat isi yang mempunyai orientasi tertentu, digunakan tanda titik dua (:) dengan ketentuan:
    1. Untuk membuat tulisan dengan orientasi rata kiri tidak diperlukan tanda khusus, silahkan perhatikan contoh isi pada kolom 1 di atas.
    2. Untuk membuat tulisan dengan orientasi rata di tengah, digunakan tanda titik dua di kiri dan di kanan perintah pemisah header dengan isi tabel. Perhatikan perintah pada baris kode 2 kolom 2, dan perhatikan hasilnya di isi tabel di kolom ke-2.
    3. Untuk membuat tulisan dengan orientasi rata di kanan, digunakan tanda titik dua di kanan perintah pemisah header dengan isi tabel. Perhatikan perintah pada baris kode 2 kolom 3, dan perhatikan hasilnya di isi tabel di kolom ke-3.
  5. Untuk membuat tabel tidak diharuskan menulis kode dengan jumlah karakter yang sama sehingga tercipta kode yang rapi sebagaimana di atas. Contoh, kode di atas jika diubah menjadi berantakan seperti berikut ini:
| Header k-1 |Header k-2  | Header k-3|
| ----- | :--: | ----------: |
| Isi 1 - 1 | Isi 2 - 1 | Isi 3 - 1|
| Isi 1 - 2  | Isi 2 - 2| Isi 3 - 2 |
| Isi 1 - 3| Isi 2 - 3 | Isi 3 - 3|

akan tetap menghasilkan tabel bagus sebagaimana berikut ini:

Header k-1 Header k-2 Header k-3
Isi 1 – 1 Isi 2 – 1 Isi 3 – 1
Isi 1 – 2 Isi 2 – 2 Isi 3 – 2
Isi 1 – 3 Isi 2 – 3 Isi 3 – 3

By buser

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *